Pelaminan Minang Buchyar

Sumatra Barat Dapat Tambahan Lima Gerbong Kereta Api

Posted on: September 3, 2008

Provinsi Sumatera Barat mendapatkan lima gerbong baru untuk beroperasi di wilayah ini. Kelima gerbong sedang dalam proses pengiriman dari pabrik di Surabaya ke Padang dengan menggunakan kapal laut.

Kepala Seksi Operasional dan Pemasaran PT KA Divre II Sumatera Barat, Busrizal, Selasa (2/9), mengatakan, kelima gerbong baru itu terdiri dari empat gerbong penumpang kelas ekonomi serta satu gerbong untuk memasak dan meletakkan genset.

”Gerbong itu nantinya akan dioperasikan di Sumatera Barat. Kemungkinan, gerbong baru akan digunakan untuk jalur Padang-Padang Pariaman atau Padang-Padang Panjang,” tutur Busrizal.

Gerbong diberangkatkan dari Surabaya hari Selasa kemarin dan diperkirakan sampai ke Padang tanggal 9 September mendatang. Setelah tiba, gerbong akan dibawa ke bengkel kereta di Padang sebelum diuji coba berangkat dari Padang ke Lubuk Alung.

Dalam masa Lebaran nanti, seluruh gerbong tambahan ditargetkan bisa beroperasi. Rencananya, gerbong baru akan diresmikan beroperasi pertengahan bulan September.

Total penumpang yang bisa dilayani dengan tambahan empat gerbong penumpang itu mencapai 400 orang. Sejauh ini PT KA Divre II Sumatera Barat mempunyai 11 gerbong penumpang, yang terdiri dari sembilan gerbong kelas ekonomi, satu gerbong kelas bisnis, dan satu gerbong kelas eksekutif. Busrizal mengatakan, lokomotif yang tersedia di Sumatera Barat sudah mencukupi.

Sekretaris Jenderal Masyarakat Peduli Kereta Api Sumbar, Yulnofrins, mengatakan, kedatangan lima gerbong baru senilai Rp 18 miliar itu diharapkan bisa semakin mendorong wisatawan untuk datang ke Ranah Minang.

”Semoga kedatangan kelima unit kereta baru ini merupakan kebangkitan kembali Mak Itam (sebutan untuk kereta api di Sumbar) di Ranah Minang untuk menjadi madu bagi industri pariwisata dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah Sumbar,” tutur Yulnofrins.

Sayangnya, jalur kereta wisata yang menarik, yakni Padang-Padang Panjang, masih belum bisa dilewati kereta api lantaran bantalan kayu di rel antara Kayu Tanam dan Padang Panjang belum diganti.

”Pemerintah Daerah Sumbar sudah menyetujui akan mengganti bantalan rel kereta api tersebut. Namun, hingga kini bantalan belum diganti juga,” tutur Busrizal.

Selama bantalan rel kereta api tidak diganti, Busrizal mengaku tidak berani mengoperasikan kereta di jalur tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: