Pelaminan Minang Buchyar

Sumatera Barat Diberi Anjing Pelacak Korban Bencana Alam

Posted on: July 30, 2009

Sumbar memiliki satu anjing pelacak korban hidup dalam bencana. Anjing jenis campuran herder Jerman-border collie ini disumbangkan SAR Germany Rescue Dog’s Task Force dan Malteser Reftungs Hunde Staffel kepada SAR Rescue Dog’s Sumatera Barat, Rabu (29/7).

”Anjing ini mempunyai daya penciuman 400 kali indra penciuman manusia. Dia juga terlatih mencari korban hidup di tengah-tengah lokasi bencana, seperti tanah longsor atau reruntuhan bangunan,” ucap Hj Biggi Lewinsky, Ketua SAR Rescue Dog’s Sumatera Barat.

Dalam tanah longsor, daya pengendusan anjing yang diberi nama Timmy ini bisa menjangkau sekitar 1,5 meter ke dalam tanah. Sementara di tengah puing-puing bangunan, Timmy bisa mengendus 5-10 meter ke dalam. Daya pengendusan ini bergantung pada kepadatan puing-puing.

Di daerah terbuka, Timmy bisa mencium hingga radius 250 meter-300 meter. Di hutan, penciuman Timmy mencapai 50 meter-100 meter. Dengan daya tahan tubuh yang prima, Timmy bisa mencari sendiri korban di satu gedung.

Biggi mengatakan, Timmy bisa digunakan untuk setiap bencana di Sumatera Barat. Timmy berusia 2 tahun 10 bulan dan didatangkan dari Jerman.

Latihan disiplin

Di Padang, Timmy dirawat langsung oleh Biggi. Biggi mengatakan akan melatih terus Timmy, terutama pelatihan kedisiplinan. Latihan ini dibutuhkan agar kemampuan Timmy mencari korban di daerah bencana tidak melorot.

Tiga kali seminggu, Timmy akan diminta mencari seorang anak yang bersembunyi dan berpura-pura menjadi korban bencana. Setiap hari, anjing setinggi sekitar 65 sentimeter ini akan diminta mencari mainan yang sengaja disembunyikan di sebuah lokasi.

Mainan yang digunakan adalah mainan khusus yang tahan terhadap gigitan anjing. Pelatih Timmy, Klaus Roper, juga ikut dalam serah terima Timmy.

Di luar negeri, proses pencarian korban sudah biasa dilakukan dengan melibatkan anjing pemburu yang sudah dilatih secara khusus.

Bahasa Indonesia

Latihan lain yang akan diberikan kepada Timmy adalah pengenalan aba-aba dalam bahasa Indonesia. Sejauh ini, Timmy terbiasa dengan aba-aba dalam bahasa Jerman.

”Salah satu yang akan diajarkan ke Timmy adalah aba-aba dalam bahasa Indonesia,” ucap Biggi.

Selain itu, Biggi mengatakan, Timmy juga akan dilatih mengonsumsi nasi. Selama ini, Timmy diberi makan pelet khusus anjing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: