Pelaminan Minang Buchyar

Jalan Lintas Barat Bengkulu Menuju Sumatera Barat Mirip Kubangan Kerbau

Posted on: May 2, 2010

Jalan lintas barat Sumatera di ruas Bengkulu menuju Sumatera Barat rusak parah. Permukaan jalan berlubang-lubang besar seperti kubangan kerbau. Di beberapa titik terjadi longsor.

Semua jenis kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga truk pengangkut barang, kesulitan melintasi jalur tersebut. Selain itu, waktu tempuh menjadi lebih lama.

Pantauan tim ekspedisi Wisata Lintas Barat Sumatera National Geographic Traveler-Kompas akhir pekan ini, kerusakan mengganggu jalan lintas pantai barat Sumatera sejak lepas dari Bengkulu, Lais, Ketaun, Pasar Bantal, Mukomuko, hingga memasuki wilayah Tapan, Sumatera Barat. Titik terparah berada di sepanjang jalur antara Pasar Bantal, Mukomuko, dan Tapan.

Di kawasan Air Punggul, sekitar 18 kilometer sebelum Mukomuko, misalnya, jalan berlubang-lubang dengan diameter 5 meter lebih. Lubang raksasa itu dipenuhi air berlumpur sehingga mirip kubangan kerbau. Lubang- lubang tersebut memanjang sekitar 200 meter di tepi pantai.

Truk-truk besar, motor, dan mobil yang melintas harus merayap, meliuk-liuk kiri kanan, untuk menghindari kubangan. Kendaraan kadang terpaksa masuk lubang dengan sangat hati-hati. Truk besar berguncang- guncang saat melewati jalur tersebut.

Memang ada beberapa titik jalan yang lumayan mulus, seperti di Ketahun atau Lais. Namun, di sela-sela jalan mulus tersebut tetap ada lubang yang menghadang perjalanan. Kondisi jalan yang demikian menyebabkan waktu tempuh menjadi lama. Perjalanan Bengkulu-Tapan yang sekitar 350 kilometer, misalnya, memakan sepuluh jam lebih. Padahal, normalnya sekitar tujuh jam.

Menurut masyarakat setempat, kerusakan jalan sudah berlangsung lama. Perbaikan hanya dilakukan tambal sulam, tidak menyeluruh dan tuntas. Akibatnya, kawasan di sekitar pantai barat Sumatera itu tidak berkembang.

Ke Kerinci

Kerusakan jalan yang menghubungkan Tapan, Kota Sungai Penuh, dan Kerinci juga sangat parah. Lubang besar dan jalan bergelombang mewarnai ruas yang melintasi Taman Nasional Kerinci Seblat itu. Di beberapa titik, sebagian badan jalan longsor atau dinding di atas jalan runtuh menuju jalan raya.

Dalam perjalanan pada Jumat dini hari setidaknya terdapat empat titik longsor di ruas itu. Salah satu longsor yang parah berada sekitar 10 kilometer dari Tapan. Sebagian badan jalan di tempat itu merosot hingga lebih dari satu meter. Batu beton bronjongan penahan longsor ikut runtuh.

Di dua titik lain, pada pertengahan antara Tapan dan Sungai Penuh, dinding tanah berbatu rontok dari atas bukit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: