Pelaminan Minang Buchyar

Jalur Bukittinggi Padang Masih Berbahaya Untuk Dilalui

Posted on: June 7, 2010

Badan jalan raya penghubung Kota Bukittinggi-Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, yang ambrol sejak akhir Maret di sejumlah titik, relatif masih membahayakan pengendara. Risiko itu makin meningkat terutama saat hujan turun dan gelap.

Di jalur itu, Jumat (23/4) malam, iring-iringan kendaraan bermotor mesti melambatkan laju kendaraan hingga maksimal 40 kilometer per jam saja. Badan jalan yang longsor itu terdapat di sisi kiri arah dari Kota Bukittinggi menuju Kota Padang pada titik sekitar 1,5 kilometer menjelang Air Terjun Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.

Badan jalan yang longsor diterjang aliran deras Sungai Lembah Anai itu menyebabkan setengah badan jalan dari total lebar jalan yang sembilan meter ambrol. Akibatnya, arus lalu lintas yang datang dari arah sebaliknya mesti ditahan lebih dulu untuk memastikan badan jalan yang tersisa itu bisa dipakai bergantian.

Sejumlah pembatas yang didirikan dari bahan seng yang dilengkapi sejumlah lampu peringatan di jalur jalan yang rusak dengan panjang sekitar 300 meter itu terlihat belum memadai. Akan tetapi, kehadiran sejumlah petugas jaga di sekitar lokasi badan jalan yang ambrol setidaknya di tiga titik berbeda itu memastikan arus lalu lintas tetap bisa lancar.

Sementara itu, kondisi Jembatan Lurah Dalam di kawasan Pangkalan Pergedel, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, yang berjarak sekitar dua kilometer dari titik-titik ambrolnya badan jalan, kondisinya makin mengkhawatirkan. Badan jembatan peninggalan zaman penjajahan Belanda yang tinggal tersisa sekitar tiga meter itu makin terkikis fondasi di bawahnya akibat terjangan air deras dari sungai di bawahnya secara terus-menerus.

Pekan lalu, konstruksi beton dan seng baja bergelombang yang tengah dibangun untuk pengganti badan jembatan selebar lima meter yang ambrol akhir Maret kembali disapu derasnya arus air.

Pelaksana Uji dan Alat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Bina Marga, Iskandar, Sabtu, mengatakan akan memasang jembatan bailey sebagai konstruksi darurat pada pekan depan.

”Konstruksinya sudah datang, saat ini kami tinggal menunggu bantalannya. Jembatan bailey sepanjang 30 meter itu kemungkinan akan mulai dioperasikan pada Rabu atau Kamis mendatang,” ujar Iskandar.

Adapun terhadap ambrolnya badan jalan di sejumlah titik, Iskandar mengatakan, hingga kini perbaikan terus diupayakan. Namun, perbaikan tersebut tidak bisa dilakukan secara penuh mengingat derasnya arus air dari Sungai Lembah Anai, yang tepat bersebelahan dengan badan jalan, kerap kali masih terus menggerus badan jalan.

Amuntai banjir

Banjir yang sudah berlangsung hampir sepekan, Sabtu kemarin masih melanda kawasan permukiman, perkantoran, dan fasilitas kota lainnya di Kota Amuntai, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Meski hujan yang turun tergolong bukan hujan keras, kepungan banjir belum menyurut karena luapan Sungai Negara ke wilayah kota masih berlangsung.

Ketinggian air di beberapa ruas jalan di kota, seperti Jalan A Yani, Basuki Rahmat, dan Khuripan, mencapai sekitar 30 sentimeter. Air masuk ke jalan-jalan melalui sela-sela pekarangan rumah warga yang berada tepat di tepi Sungai Nagara. Banjir saat ini tidak sedalam sebelumnya yang mencapai satu meter

Ahmad, pemilik penginapan Monica di Jalan Khuripan, menuturkan, sepekan terakhir 4 dari 18 kamarnya tergenang air setinggi 10 cm.

Semua kamar di lantai satu sementara ditutup. Tamu ditempatkan di lantai dua.

Banjir yang berlangsung sepekan terakhir di beberapa kabupaten di Kalimantan tidak hanya melanda permukiman warga. Di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sebagian areal persawahan masih tergenang air akibat luapan Sungai Martapura, Sabtu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: