Pelaminan Minang Buchyar

Gulai Itik Dari Koto Gadang

Posted on: June 20, 2010

Warung Gulai Itiak Lado Mudo di Ngarai Sianok, Bukittinggi, Sumatera Barat, berawal dari sebuah pondok bambu yang didirikan pasangan Nur’aini dan Anwar. Saat pertama dibuka tahun 1968, jualannya hanya pecel lontong. ”Kami mulai dari nol. Ngarai Sianok tahun 1960-an masih sepi, belum ada banyak warung,” kata Nur’aini (66).

Suatu ketika di era 1980-an, para pelanggan meminta Nur’aini untuk menjual nasi dengan lauk-pauknya. Perempuan itu pun berpikir tentang menu yang belum banyak ditawarkan di daerah tersebut. Dia teringat pada tradisi di kampung halamannya di Koto Gadang, Kabupaten Agam. Setiap hajatan besar, masyarakat di sana biasa memasak gulai bebek dengan cabai hijau yang banyak.

”Kami coba buat gulai bebek tradisional khas Koto Gadang, tetapi dengan sedikit perubahan. Agar pedasnya lebih tajam, cabainya diperbanyak,” katanya.

Menu baru itu tak hanya dijajakan di warung, tetapi juga ditawarkan langsung kepada pelanggan. Suaminya, Anwar (78), sering menjajakannya dari pintu ke pintu. Pada hari Minggu, beberapa anaknya juga ikut membantu mengantar ke rumah-rumah. ”Promosinya dari mulut ke mulut,” kata Ikhlas (36), anak Nur’aini.

Ternyata, menu gulai itiak itu berkenan di lidah pelanggan. Tahun 1990-an, pelanggannya kian bertambah. Gulai bebek pedas itu mulai digemari karena jarang ditemukan di tempat lain. Tahun 2000-an, warung itu makin dikenal, terutama setelah kisahnya muncul pada acara kuliner di layar televisi.

Kini, warung itu dikelola dengan manajemen lebih modern oleh anak perempuan Nur’aini, Warnita (34). Namun, menu dan resep pembuatan gulai bebek cabai hijau tetap mempertahankan racikan hasil utak-atik Nur’aini sejak tahun 1980-an. ”Kami meneruskan apa yang dirintis ibu,” kata Warnita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: