Pelaminan Minang Buchyar

Paripurna Hak Angket Dana Bantuan di Padang Ditunda

Posted on: August 7, 2010

Rapat paripurna penentuan hak angket untuk mempertanyakan soal relokasi Pasar Raya, terminal, dan dana bantuan gempa tahun 2007, Jumat (6/8), ditunda. Ini akibat jumlah anggota DPRD Kota Padang yang hadir untuk pengambilan suara—mempertanyakan kebijakan Wali Kota Padang Fauzi Bahar—tidak memenuhi kuorum.

Penundaan paripurna diambil setelah masa skors persidangan melewati 2 x 1 jam. Hingga batas waktu itu, anggota DPRD Kota Padang yang hadir hanya 27 dari 44 orang—tak memenuhi kuorum yang 2/3 anggota hadir.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Afrizal mengatakan, pihaknya menyerahkan soal penundaan dan penjadwalan ulang rapat paripurna kepada Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang. ”Terserah Bamus untuk menentukan kapan lagi waktu paripurna hak angket,” katanya.

Rapat paripurna hak angket ini tidak dihadiri satu pun anggota Fraksi PAN, yang menjadi partai pendukung Wali Kota Padang Fauzi Bahar. Sementara Fraksi PKS, dari enam anggotanya, hanya satu yang hadir.

Selain itu, lima anggota Fraksi Persatuan Pembangunan Bulan Bintang juga tak ada yang hadir. Sementara anggota Fraksi Gerakan Hanura, yakni Muzni Zen dan M Fauzi dari Partai Gerindra, menyatakan keluar dari fraksi itu, dengan alasan suasana kerja sudah tidak lagi bisa mendukung. Mereka juga kemarin tak menghadiri paripurna hak angket.

Unjuk rasa

Paripurna yang batal itu diwarnai unjuk rasa Forum Warga Kota (FWK). Ratusan pengunjuk rasa sejak pagi telah berkumpul di depan Gedung DPRD Kota Padang. Mereka bermaksud memberi dukungan kepada DPRD Kota Padang untuk segera memutuskan digunakannya hak angket.

Sementara sejumlah pedagang pasar di Kota Padang mengirimkan 21 karangan bunga. Sebanyak 20 karangan bunga di antaranya merupakan simbol dukungan dan desakan agar DPRD Kota Padang segera menggunakan hak angket untuk menjelaskan relokasi Pasar Raya, terminal, dan dana bantuan gempa Sumatera Barat tahun 2007.

Terkait sikap pedagang pasar itu, tanggal 11 Februari lalu DPRD Kota Padang mengeluarkan rekomendasi lewat panitia khusus tentang relokasi Pasar Raya, terminal, dan dana bantuan gempa tahun 2007. Rekomendasi tersebut intinya berisikan pembenahan terhadap hal-hal yang selama ini dituntut masyarakat dan pedagang di Pasar Raya Kota Padang mengenai transparansi dan perbaikan kebijakan.

Ketua FWK Afrizal dalam orasinya menyebutkan, massa menuntut hak angket bisa digunakan DPRD Kota Padang sebagai pintu masuk upaya pemakzulan Wali Kota Padang. ”Kami sudah bosan menunggu penyelesaian di seputar kekisruhan pasar, ketiadaan terminal, dan dana bantuan gempa tahun 2007 yang sebagian belum turun,” ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: