Pelaminan Minang Buchyar

Kejaksaan Tinggi Padang Usut Dugaan Korupsi Di MUI

Posted on: September 2, 2010

parat Kejaksaan Negeri Padang mulai mengincar praktik tindak pidana korupsi yang diduga terjadi di Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat. Kepala Kejaksaan Negeri Padang Said Ahmad, Rabu (1/9), mengatakan akan segera memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya dalam dugaan tersebut.

Menurut Said, dugaan tindak pidana korupsi itu terjadi dalam penyalahgunaan dana APBD Sumbar tahun 2004. Ia mengatakan, dugaan tindak pidana itu terjadi dalam kegiatan pembinaan dai di Kabupaten Kepulauan Mentawai senilai Rp 250 juta dan anggaran bagi MUI Sumbar senilai Rp 250 juta.

”Jadi, totalnya Rp 500 juta,” kata Said. Ia menambahkan, dugaan tindak pidana korupsi terjadi karena tidak ada surat pertanggungjawaban yang bisa ditunjukkan terkait penggunaan anggaran tersebut.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Padang Syahrial menambahkan, pada Kamis ini sejumlah saksi akan mulai dipanggil untuk dimintai keterangan. ”Sejauh ini sebanyak 10 orang telah kami mintai keterangannya. Namun, statusnya belum sebagai saksi, baru dimintai keterangan saja,” ujarnya.

Syahrial menambahkan, saksi yang akan dipanggil dalam tahapan pemeriksaan selanjutnya kemungkinan jumlahnya lebih dari 10 orang. Pasalnya, kata Syahrial, tindakan itu juga melibatkan sejumlah aparat di Biro Pemberdayaan Sosial Pemuda dan Olahraga Sekretariat Provinsi Sumbar.

”Termasuk kepala bironya juga akan kami periksa. Tentu pemeriksaannya tidak dilakukan serentak, mungkin besok (hari ini) lima saksi dulu,” ujar Syahrial. Ia menambahkan, indikasi perbuatan melawan hukum yang dilakukan dalam dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut cukup jelas.

Karena itulah, tutur Syahrial, para pelaku yang kemungkinan bakal terjerat akan dikenai sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 199 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ”Kalau soal tersangka, nantilah,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan dugaan tersebut dan rencana pemanggilan sebagai saksi, Ketua MUI Sumbar Nasroen Haroen masih belum bisa dimintai komentarnya.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Sumbar Mahmuda Rivai yang dihubungi pada Rabu malam mengatakan, APBD tahun 2004 sebagian memang dialokasikan untuk sejumlah lembaga, termasuk di dalamnya MUI Sumbar.

Ia menambahkan, alokasi dana bagi MUI Sumbar itu ditujukan untuk memberdayakan seluruh potensi organisasi keagamaan yang ada di masyarakat. Menurut Mahmuda, bentuk anggaran itulah yang kemudian dirupakan menjadi berbagai kegiatan, termasuk yang kemudian juga melibatkan Biro Pemberdayaan Sosial, Pemuda, dan Olahraga Setprov Sumbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: