Pelaminan Minang Buchyar

Warga Sumatera Barat Diminta Tidak Panik Karena Isu Gempa

Posted on: November 26, 2010

Meski aparat sudah menerangkan bahwa waktu terjadi gempa tidak bisa dipastikan dan meminta masyarakat tidak termakan isu gempa yang dikirim via SMS, beberapa warga di Padang, Sumatera Barat, tetap khawatir. Beberapa di antaranya bahkan meminta terpal untuk pendirian tenda darurat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Harmensyah di Padang, Kamis (25/11), mempertanyakan inisiatif warga yang meminta terpal untuk tenda darurat itu. ”Lho, memangnya siapa yang menyuruh untuk evakuasi. Ya, kalau untuk siap siaga atau kemping akhir pekan saja tidak apa-apa, tetapi sampai kapan?” katanya.

Harmensyah menambahkan, pemerintah juga belum memiliki anggaran untuk pengadaan terpal yang dibutuhkan warga sebagai tenda darurat itu.

”Sebaiknya warga tidak perlu panik dan buru-buru mengungsi atau mengevakuasi anggota keluarga ketika gempa mengguncang,” ujarnya, seraya menekankan, tidak semua guncangan gempa mesti diwaspadai memiliki potensi kemungkinan tsunami.

Tenda darurat

Kemarin sejumlah warga yang tinggal di sekitar Pantai Bungus, Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, mengatakan membutuhkan terpal untuk pendirian tenda darurat. Tenda itu rencananya akan didirikan di Bukit Gunung Tigo, yang berada di belakang permukiman warga, saat evakuasi nanti.

Menurut Tasman (32), warga Pantai Bungus, saat ini warga baru memiliki selembar terpal untuk tenda darurat. ”Tenda itu hanya cukup menampung sekitar 50 orang (sementara jumlah penduduk Pantai Bungus ribuan orang),” katanya, sembari menunjuk tenda darurat yang sudah didirikan.

Tenda yang sudah berdiri tersebut merupakan bantuan seorang wisatawan yang berkunjung ke Pantai Bungus beberapa waktu lalu. Tenda didirikan pada ketinggian sekitar 15 meter di salah satu bagian Bukit Gunung Tigo.

”Warga membutuhkan tenda-tenda darurat, terutama untuk menyelamatkan anak-anak saat guncangan gempa bumi terjadi,” kata Tasman meyakinkan.

Ia, mewakili rekan-rekannya, menekankan, bantuan terpal sangat diharapkan segera. ”Ada atau tidak ada gempa, yang penting kami siap siaga dulu. Jadi, begitu terjadi gempa, kami langsung naik ke atas dan mengungsi,” kata Tasman.

Secara terpisah, Ida Susanti (28), juga warga Pantai Bungus, mengatakan, sebagian warga saat ini masih dilanda keresahan, menyusul isu yang menyatakan akan terjadi gempa bumi dan tsunami yang cukup hebat.

Isu yang beredar melalui pesan singkat melalui telepon seluler (SMS) selama beberapa hari terakhir ini, kata Ida menambahkan, cenderung dipercaya sebagian warga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: