Pelaminan Minang Buchyar

Padang Sumatera Barat Di Guncang Gempa Besar Berskala 6 Ritcher dan Terasa Sampai Jambi

Posted on: August 4, 2011

Warga Kota Padang, Sumatera Barat, berhamburan keluar rumah setelah gempa tektonik berkekutan 6.0 Skala Richter (SR) di kedalaman sekitar 28 km mengguncang kota itu pukul 07.16 WIB.

Analis BMKG Padangpanjang, Sutri, menyebutkan, gempa itu berpusat pada 37 km Barat Daya Muko-muko dan terletak di 2.88 Lintang Selatan (LS) dan 100.97 Bujur Timur (BT).

Sutri menyatakan gempa itu tidak bepotensi memicu gelombang tsunami.

Berdasarkan data BMKG Padangpanjang, gempa juga terjadi Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Padang Sedempuan dengan kekuatan 5,5 SR.

Belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun dari laporan lapangan kota Padang diriuhkan oleh teriak panik anak-anak yang berlari ke luar rumah sembari meneriakkan kata ‘gempa’ berulang-ulang.

Tidak hanya Padang, guncangan juga terasa di hampir seluruh wilayah Sumatera Barat, bahkan di Kabupaten Dharmasraya yang berada di perbatasan Jambi.

“Kami cukup merasakan kuatnya guncangan gempa, konstruksi rumah dan tiang PLN di sini ikut bergoyang,” kata Asril Warga SP 3, Tiumang Kabupaten Dharmasraya

Pakar Gempa dari Universitas Andalas, Badrul Mustapa Kemal, memprediksi bahwa gempa berkekuatan 6 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kota Padang, Sumatra Barat dan sekitarnya, Kamis pagi ini pukul 07.16 WIB adalah gempa baru.

“Tetapi gempa yang terjadi itu bukan akibat pergeseran patahan Mentawai,” katanya. Melainkan, lanjutnya, bergesernya patahan Mentawai secara horizontal.

Menurut Badrul patahan Mentawai pernah ditemukan dalam penelitian Indonesia bersama Perancis pada 1991-1992.

Ia mengatakan, gempa yang kemungkinan belum keluar adalah di Blok Siberut, mengingat gempa pada blok Sipora Sipagai yang ada di dekatnya tidak mungkin lagi terjadi.

“Blok Sipora Sipagai sudah keluar pada 12-13 September 2007, dan terjadi lagi pada 25 Oktober 2010,” katanya.

Dia memperkirakan gempa pagi tadi kemungkinan terjadi di Blok Sipora Pagai, Kabupaten Kepulauan Mentawai atau dari segmen blok gempa dan tsunami pada 25 Oktober 2010

Provinsi Bengkulu dan sekitarnya pada pukul 07.16 WIb di guncang gempa berkekuatan 6.0 Skala Richter (SR).

Gempa yang dipastikan tidak berpotensi tsunami ini seketika memicu warga provinsi ini berhamburan keluar rumah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan dalam situsnya, gempa ini berpusat di 2.88 Lintang Selatan dan 100.97 Bujur Timur (BT) di barat daya Kabupaten Mukomuko dan kedalaman 28 kilometer.

Informasi dari Kabupaten Mukomuko menyebutkan, warga setempat sempat berhamburan keluar rumah karena teasa cukup kencang, namun setelah beberapa detik keadaan normal kembali.

Bengkulu pernah dua kali diguncang gempa besar pada 2000 dan 2007, masing-masing berkekuatan 7,3 dan 7,9 SR dan mengakibatkan ratusan jiwa melayang, sementara ribuan orang lainnya mengungsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: