Pelaminan Minang Buchyar

Alam Sumatera Barat Tidak Mendukung Untuk Pertanian Kedelai

Posted on: August 17, 2012

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan alam Sumatera Barat tak mendukung untuk tanaman massal komoditas kedelai, karena produksi lahan hanya berkisar 1,5–2 ton per hektare.

“Komoditas kedelai tidak dapat dijadikan gerakan di Sumbar, karena sulit mendatangkan keuntungan kepada petani akibat produksi rendah,” kata Kepala Disperta Sumbar, Djoni di Padang, Selasa.

Menurut dia, pengembangan komoditas kedelai tidak bisa pada sembarangan wilayah, meski saat ini kebutuhan dalam negeri kekurangan dan tergantung impor.

Tanaman itu, khasnya dengan topografi wilayah mataharinya kelihatan sepanjang hari, artinya tak cocok di daerah dengan iklim yang curah hujan tinggi.

Kendati dipaksakan, tambahnya, jelas hasil yang diraih petani tak akan seimbang dengan biaya produksi, ditambah dengan pengendalian hamanya dan produksi yang tak stabil.

Sebab, pada beberapa tahun lalu di Sumbar sudah pernah dikembangkan sebagian petani di sejumlah kabupaten dan kota yang kondisi iklim cocok, tapi hasilnya jauh dari harapan hasilnya.

Justru itu, komoditas ini kurang diminati masyarakat Sumbar dalam pengembangannya, meskipun Dinas Pertanian Tanaman Pangan mengalokasi bantuan benih.

Ia mengatakan, kecenderungan petani di Sumbar pengembangan komoditas yang sipatnya lebih cepat mendatangkan uang, misalnya kol dan tanaman holtikultura lainnya.

Makanya, pihaknya mendorong masyarakat untuk mengembangan tanaman pangan yang diminati dan sesuai dengan kondisi alam daerah sendiri.

“Pengembangan komiditas pangan tak bisa ikut-ikutan saja, karena dampaknya terhadap pendapatan petani. Mereka didorong mengembangkan satu jenis komoditas, sementara hasilnya tak sesuai harapan,” ujarnya.

Menurut dia, di Sumbar untuk komoditas jagung bisa dijadikan gerakan, karena alam mendukung di beberapa kabupaten dan hasil diperoleh petani bisa capai empat-lima ton/hektare.

Kini sentera jagung di Sumbar, yakni Pasaman Barat, Pasaman, Tanah Datar, Agam, Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan dengan produksi pada 2011 tercatat 447.368 ton pipilan kering (PK) atau naik dari tahun sebelumnya 354.262 ton.

Luas panen jagung Sumbar pada tahun lalu itu, tercatat 69.239 hektare dan produktivitas 64,61 Kuwintal per hektare. Bahkan, tahun ini produksi jagung Sumbar ditargetkan sebanyak 637.742 ton dengan luas panen 95.757 ha, produktivitas 66,60 kuintal/ha dan pada 2015 diproyeksikan produksi mencapai satu juta ton.

Sebelumnya, Djoni menyampaikan, Disperta telah mengalokasikan anggaran senilai Rp8,15 miliar pada 2012 untuk program peningkatan produksi jagung di provinsi itu.

“Kami menargetkan peningkatan produksi jagung tahun ini sebanyak 637.742 ton, sehingga dibutuhkan berbagai aspek pendukung dengan sumber dana dari APBD dan APBN tersebut,” katanya.

Menurut dia, anggaran yang bersumber dari APBD provinsi dialokasikan untuk perbanyak pembinaan kawasan jagung seluas 840 hektare pada tujuh kabupaten.

Kemudian, fasilitas pengengembangan untuk seluas 1.815 hektare dan pemberian bantuan benih jagung untuk 840 hektare.

Sedangkan anggaran yang bersumber dari APBN, guna memberi bantuan benih jagung hibrida Sekolah Lapangan Pengolahan Tanaman Terpadu (SLPTT) seluas 7.425 ha dan benih jagung hibrida non SLPTT untuk seluas 11.000 ha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: