Pelaminan Minang Buchyar

Festival Musik Internasional Sawah Lunto

Posted on: November 30, 2012

Sawahlunto akan menggelar festival musik internasional yang akan menampilkan pemusik-pemusik dunia dari berbagai etnik. Diantaranya dari Senegal, India, Australia, Swiss, Jerman dan musisi dari dalam negeri. Pertunjukan musik dengan nama Sawahlunto Internasional Musik Festival (SIMFes)akan digelar pada 1-3 Desember yang bertepatan dengan hari jadi Kota Sawahlunto yang ke-124.

Wali Kota Sawahlunto Amran Nur mengatakan Sawahlunto Internasional Musik Festival (SIMFes) ini untuk ketigakalinya digelar di Kota Sawahlunto.”Kami berutung mereka mau jauh-jauh datang ke Kota Sawahlunto dari negaranya untuk membuat pertunjukan di sini dalam segala keterbatasan, tetapi mereka juga mengaku senang, bahkan yang dari Jerman sudah ini untuk kedua kalinya tampil di Sawahlunto,”Amran Nur, Kamis 22 November 2012.

Menurut Amran Nur, dengan adanya festival musik multi etnik ini memberikan warna dan kontribusi tersendiri untuk mengukuhkan Kota Sawahlunto sebagai salah satu daerah tujuan wisata heriatage dan budaya yang penting di Indonesuia.

Adanya festival musik ini menurut Amran Nur berkat andil besar dari Edi Utama dan Hiltrud Cordes yang menjadi kurator. “Berkat keduanya yang punya jaringan luas dengan musisi dunia, para musisi itu bersedia dibawa ke Sawahlunto, yang jaraknya begitu jauh dari negara mereka,” kata Amran Nur.

Musisi yang tampil diantaranya Kim Sanders dan Ron Reeves dari Australia, Cajun Roosters dari Jerman, Moushumbhdwmk, Satyaki Banerjeed, Rosalind dari India, Cajun Roosters dari Jerman, Taufik Adam Minstrel dari Jakarta, Bernhard dan Batschelet dari Swiss, Nookoate dari Senegal dan Keny Endo dari Amerika.

Festival musik ini akan berlangsung selama tiga malam di Kawasan Silo di Kota Sawahlunto.
Selain itu juga akan tampil Keronjong Toegoe dari Jakarta, Kota Arang Perkusi dari Sawahlunto,Noisensamble dari ISI padang Panjang dan Gambus Kontemporer dari Malaysia.
Selain menghibur warga kota, festival musik ini juga menjadi daya tarik turis datang ke Sawahlunto.

“Setiap tahun turis asing yang ke Sawahlunto untuk melihat pertunjukan musik ini terus bertambah, begitu juga dengan turis dari dalam negeri, acara ini menjadi kalender wisata tahunan di Sawahlunto,” kata Amran Nur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PELAMINAN MINANG FACEBOOK

Pelaminan Minang

Pengantin Minang dengan Tanduk Ameh

Pengantin di Pelaminan Minang dengan Tanduk

Pelaminan pada  Pesta di Rumah

Pelaminan Minang dan Tanduk Ameh

Pelaminan Minang

Pelaminan - Gerbang Bantal Gadang

Gerbang Pelaminan Minang dengan Pagar Ayu

Gerbang Pelaminan Minang Bantal Gadang

Tari Gelombang

Pengantin Dengan Hiasan Sunting

More Photos
%d bloggers like this: